Selasa, 24 Februari 2015

Muhammad Al fatih (Sultan Mahmet II)


Ustad Felix Siauw berperan penting dalam perkenalanku dengan Sultan Muhammad Al Fatih, seorang penakluk Konstantinopel pada tahun 1453 M, dimana lewat ceramah-ceramah beliau yang terupload di Youtube dan status-status yang terposting di akun FB nya memberiku ketertarikan untuk mengetahui lebih jauh tentang peradaban Islam dan sosok Muhammad Al Fatih.

Maka perkenalan dengan Muhammad Al Fatih pun dimulai. Aku mulai mencari sumber-sumber yang berkaitan dengan beliau, dan tulisan Ustad Felix Siauw menjadi rujukan pertama, mengapa? Karena aku percaya penuh kepadanya (meski tak pernah bertemu langsung), alasannya hanya satu, "Felix Siauw menjadikan Al-Qur'an sebagai landasan sikap dan prilakunya".

Kesempatan untuk mendapatkan buku tersebut pun datang. Seorang keluarga yang bekerja di salah satu wilayah Jakarta Selatan menawariku sebuah buku (judul buku diserahkan kepadaku). Tawaran itu tak ku sia-siakan. Karena tawaran hanya satu buah buku, maka pilihan pun jatuh pada buku Felix Siauw yang kedua, "Muhammad Al-Fatih 1453". Dan apa yang terjadi? Apakah aku mendapatkan buku itu? 

Ternyata Allah SWT punya rencana lain, dan mengaturnya untukku. Yang ku terima adalah buku pertama Ustad Felix, "Beyond The Inspiration" yang berbicara tentang Islam dan keimanan kepada Allah SWT, dan bagaimana di dalam buku itu di ceritakan sedikit tentang bagaimana Muhammad Al Fatih meyakini bahwa kemenangan dalam Penaklukan Konstantinopel diperoleh atas izin dan pertolongan Allah SWT.


Dan sekang Tuhan mempertemukanku dengan sebuah buku baru berjudul "Sultan Mahmet II, Sang Penakluk : Epos mengangumkan tentang pemimpin muslim Penaklukan Konstantinopel" yang ditulis oleh John Freely. Jika terhadap buku Felix Siauw aku percaya penuh atas kebenaran data dan informasinya, maka dengan buku yang terakhir ini aku bertanya, "Apakah semua data dan informasi yang terdapat dalam buku John ini berdasarkan fakta? Benarkah kehidupan Al Fatih seperti itu? (Karena kehidupan Al Fatih diceritakan dari sudut lain, perang/penaklukan, bukan dari sudut pandang keyakinannya kepada Tuhan** Baru baca sampe bab 4) Perlu banyak referensi lain untuk mengetahuinya!

Semoga Allah tetap memberi petunjuk untuk menguak kebenaran sejarah Peradaban Islam yang telah sekian lama diselubungkan untuk sebuah kepentingan.





Notes:
Thanks Untuk Lidya atas buku "Beyond the Insiration" dan Cu'Upa atas pinjaman bukunya: "Sultah Mahmet II - Sang Penakluk"
Semoga Allah SWT selalu memberikan perlindungan kepada kalian!
Amiiiin!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar